Kepala IAEA: Iran Tutup Fasilitas Nuklir Usai Serang Israel

  • Whatsapp
Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, kanan, mengunjungi pameran pencapaian nuklir negaranya, di kompleks kantornya di Teheran, Iran, Minggu, 11 Juni 2023. (Foto: via AP)

( DN ) – Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi, Senin (15/4), menyatakan Iran menutup sementara fasilitas nuklirnya atas “alasan keamanan.” Penutupan dilakukan setelah Teheran menyerang Israel dengan ratusan rudal dan pesawat nirawak atau drone pada akhir pekan lalu.

Grossi, berbicara kepada wartawan di tengah-tengah pertemuan Dewan Keamanan PBB. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah apakah dia merasa khawatir tentang kemungkinan serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran sebagai serangan balasan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kami selalu khawatir dengan kemungkinan ini. Apa yang bisa saya sampaikan kepada Anda adalah bahwa para inspektur kami di Iran diberitahu oleh pemerintah Iran bahwa kemarin (Minggu), semua fasilitas nuklir yang kami periksa setiap hari akan tetap ditutup karena pertimbangan keamanan,” katanya.

Fasilitas tersebut akan dibuka kembali pada Senin, kata Grossi, tetapi inspektur baru akan kembali keesokan harinya.

“Kami memutuskan untuk tidak mengizinkan para inspektur kembali sampai kami melihat situasi benar-benar kondusif,” tambahnya, sambil menyerukan untuk melakukan “pengendalikan diri.”

Iran meluncurkan lebih dari 300 drone dan rudal ke Israel sepanjang malam Sabtu hingga Minggu sebagai balasan atas serangan udara terhadap gedung konsulat Iran di Damaskus yang menewaskan tujuh anggota Garda Revolusi, termasuk dua jenderal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *