Kemenkes Gaza: Korban Tewas Serangan Israel Lampaui 30 Ribu

  • Whatsapp
Warga Palestina berduka di dekat jenazah di Rumah Sakit Kamal Edwan di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, 29 Februari 2024, setelah tentara Israel diduga melepaskan tembakan ke arah warga Gaza yang bergegas menuju truk berisi bantuan kemanusiaan.

Di Jenewa, Kepala Badan HAM PBB Volker Turk mengatakan semua pihak dalam perang Israel-Hamas telah melakukan kejahatan perang. “Sudah waktunya – seharusnya sudah sebelum ini – untuk perdamaian, penyelidikan dan akuntabilitas,” kata Turk kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB.

Ia juga memperingatkan tentang rencana serangan Israel di Rafah, wilayah selatan Gaza yang diperkirakan kini dihuni 1,5 juta warga Palestina. Banyak dari mereka adalah pengungsi dari wilayah lain untuk mencari keselamatan. Menurut Turk, serangan di Rafah “akan mendorong penduduk Gaza yang sedang mengalami mimpi buruk ke dalam dimensi baru kehancuran.”

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Para pejabat Israel telah menyebutkan akan mengevakuasi warga sipil dari Rafah. Tetapi mereka belum memberi rincian tentang ke mana warga Palestina bisa pergi. Mesir, yang berbatasan dengan Rafah, menyatakan tidak akan membuka perbatasannya. Sebagian besar wilayah Gaza telah luluh lantak akibat serangan besar-besaran Israel sebagai balasan atas serangan Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan 1.200 orang di Israel.

PBB, Rabu, mengatakan bahwa orang-orang yang mencoba mendistribusikan atau menerima bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza menghadapi tantangan yang mengancam nyawa. Berbicara kepada wartawan di New York, juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan bahaya yang ditimbulkan oleh konflik yang sedang berlangsung ini telah mendorong PBB berulang kali menyerukan gencatan senjata kemanusiaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *