Kemarau Panjang Hantam Pemalang, Produksi Air Bersih Perumda Tirta Mulia Terjun Bebas Jadi 80 Liter Per Detik

  • Whatsapp

Akibat anjloknya pasokan dari hulu, layanan distribusi normal 24 jam penuh terpaksa dihentikan sementara waktu di sejumlah wilayah. Sebagai langkah penyelamatan agar air tetap dapat menjangkau seluruh pelanggan, pihak manajemen memberlakukan rekayasa pola distribusi secara bergilir dan proporsional.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang, Budi Harsudiono Seto Aji, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan setia.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan akibat menurunnya debit air pada sejumlah sumber mata air. Faktor alam kemarau panjang ini berdampak langsung terhadap kapasitas produksi kami. Meski demikian, tim terus berupaya melakukan langkah teknis optimal di lapangan agar distribusi tetap berjalan dan kondisi pelayanan bisa segera normal kembali,” ujar Budi dalam keterangan resminya.

Di tengah situasi darurat ini, pihak perumda mengimbau masyarakat Pemalang untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam menghemat air bersih. Pelanggan disarankan untuk menampung air saat keran mengalir, memprioritaskan penggunaan untuk kebutuhan esensial, serta menghindari pemborosan.

Manajemen Perumda Tirta Mulia berharap partisipasi aktif masyarakat serta doa bersama agar musim hujan segera tiba, sehingga debit air di kelima sumber utama tersebut dapat kembali pulih sepenuhnya. [SIS]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *