Setelah diselidiki lebih lanjut, diketahui bahwa yang memasang bendera tersebut bukanlah Abdul Muis, melainkan keponakannya yang masih duduk di kelas 2 Sekolah Dasar. “Anak tersebut mengaku menemukan bendera Malaysia dan langsung memasangnya. Meski sudah ditegur beberapa kali, bendera tetap dipasang kembali,” jelas Didik.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pihak Bhabinkamtibmas mengambil bendera tersebut. Didik menekankan bahwa motif pemasangan bendera hanyalah iseng belaka. “Kami tidak ingin terlalu keras kepada anak tersebut karena masih kelas 2 SD. Namun, kami telah memberikan edukasi kepada keluarga bahwa memasang bendera negara lain tidak diperbolehkan,” tambahnya.








