Otoritas penyelamat sedang mengevakuasi penumpang dari bagian belakang jet, kata Lee, seperti dikutip oleh AFP.
Bandara Internasional Muan berada di daerah Muan, yang berjarak sekitar 288 kilometer (179 mil) barat daya Seoul.
Badan pemadam kebakaran mengatakan telah mengerahkan 32 mobil pemadam kebakaran dan sejumlah petugas pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Pesawat nahas itu membawa 175 penumpang dan enam awak, lanjut Yonhap, yang dikutip oleh Associated Press.
Sebuah foto menunjukkan para petugas pemadam kebakaran dan kendaraan darurat berada di dekat pesawat yang bagian ekor jet dilalap api di sisi landasan pacu
Jeju Air, yang merupakan maskapai penerbangan bertarif murah, meminta maaf dan berjanji akan melakukan apa pun untuk membantu para korban.
“Kami di Jeju Air akan melakukan segala daya kami untuk menanggapi kecelakaan ini. Kami dengan tulus meminta maaf karena menimbulkan kekhawatiran,” kata maskapai tersebut dalam pernyataan yang diunggah di saluran media sosialnya.
Sementara itu Reuters melaporkan, Minggu, bahwa Kepala Eksekutif (CEO) Jeju Air Kim E-bae juga menyampaikan permohonan maaf kepada para korban.
Dalam konferensi pers singkat, Kim mengatakan prioritas saat ini adalah memberi dukungan bagi para kerabat korban yang berduka.
Reuters juga melaporkan, Choi Sang-mok, yang baru saja ditunjuk sebagai penjabat Presiden Korea Selatan pada Jumat (27/12) di tengah krisis politik, sudah tiba di lokasi kecelakaan. Choi mengatakan pemerintah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengangani kecelakaan tersebut.









