JAKARTA | MDN — Kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit truk pengangkut crane menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, memicu kemacetan parah pada Selasa (14/7/2026) pagi. Kemacetan panjang mengular akibat badan truk yang menutup sebagian besar ruas jalan utama tersebut.
Berdasarkan laporan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, insiden tersebut sebenarnya terjadi pada dini hari sekitar pukul 01.28 WIB di depan Hotel Terraz Tree. Kendati demikian, dampak penumpukan volume kendaraan baru dirasakan secara signifikan oleh masyarakat saat memasuki jam sibuk keberangkatan kerja.
Hingga pukul 08.30 WIB, petugas Satlantas Jakarta Selatan masih bersiaga di lokasi kejadian untuk mengurai kepadatan. Akibat kecelakaan ini, akses jalan yang mengarah ke Pasar Santa dan Blok M mengalami penyempitan ruang jalan yang drastis.
“Situasi arus lalu lintas menjelang lokasi terjadi perlambatan dan masih bisa dilalui satu lajur kendaraan sebelah kiri,” tulis pernyataan resmi TMC Polda Metro Jaya melalui akun media sosial X, Selasa (14/7).
Guna mengatasi kemacetan yang kian memanjang, pihak kepolisian menjadwalkan proses evakuasi pemindahan truk pengangkut crane tersebut pada pukul 10.00 WIB. Selama proses evakuasi berlangsung, jalanan di sekitar lokasi akan ditutup sementara. Pengendara pun diimbau keras untuk menghindari kawasan tersebut guna mencegah kemacetan total.
“Sehubungan dengan akan dilakukan proses evakuasi truk pengangkut crane yang menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean pada pukul 10.00 WIB, diimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk menghindari ruas Jalan Kapten Tendean arah Blok M,” tambah pihak TMC.
Sebagai langkah antisipasi kemacetan total, polisi mengarahkan para pengguna jalan yang hendak menuju arah Blok M untuk beralih ke empat rute alternatif berikut:








