Kebakaran Rumah di Paron Ngawi Hanguskan Bagian Depan dan Belakang, Kerugian Tembus Rp70 Juta

  • Whatsapp

NGAWI | DN — Insiden kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Blego, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut berhasil dipadamkan berkat aksi cepat dan sinergi antara TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat.

Peristiwa berawal saat kobaran api mendadak muncul dari dalam rumah. Warga yang melihat kepulan asap dan api langsung berhamburan ke lokasi membawa peralatan seadanya untuk mencegah penyebaran api. Personel Polsek Paron bersama jajaran TNI yang menerima laporan segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu warga mengendalikan situasi sembari berkoordinasi dengan tim pemadam.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Penanganan api makin maksimal setelah dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas gabungan bersama warga bahu-membahu menyemprotkan air hingga si jago merah benar-benar berhasil dipadamkan secara total.

Seusai pemadaman, petugas dari Polres Ngawi dan Polsek Paron langsung melakukan sterilisasi serta olah TKP awal. Sejumlah barang bukti disita untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, di antaranya sisa rangka kipas angin yang terbakar dan beberapa potongan kayu bangunan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, material rumah pada bagian depan dan belakang mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi kerugian materiil mencapai Rp70 juta. Dugaan sementara menyebutkan api berasal dari hubungan pendek arus listrik pada kipas angin yang sudah rusak tetapi masih terus difungsikan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Paron AKP Moh Nur Haris Al, S.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian serta semangat gotong royong yang ditunjukkan warga bersama aparat penegak hukum di lapangan.

“Sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat sangat krusial dalam situasi darurat seperti kebakaran ini. Respons cepat serta kepedulian warga membantu mempercepat proses pemadaman sekaligus meminimalkan risiko api merembet ke pemukiman lain,” ujar AKP Moh Nur Haris Al.

Pihaknya juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan di lingkungan rumah tangga.

“Kami mengingatkan warga untuk tidak memaksakan penggunaan peralatan listrik yang sudah rusak atau aus. Pastikan seluruh instalasi dan perangkat elektronik di rumah senantiasa dalam kondisi aman demi mencegah insiden serupa,” pungkasnya. [Don]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *