Hantam Median Jalan Moropelang Babat, Armada Dump Truck Oleng dan Terbalik

  • Whatsapp

LAMONGAN | DN – Insiden kecelakaan tunggal melibatkan satu unit dump truck bernomor polisi DA-8213-KI terjadi di kawasan Perempatan Pasar Moropelang, Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026). Diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi, kendaraan berat tersebut menaiki median jalan hingga terbalik.

Pengemudi armada diketahui bernama Asif Adi Refai (35), warga Desa Pandangan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Kendaraan yang dikemudikannya semula melaju dari arah barat menuju ke timur. Namun, saat mendekati area persimpangan pasar, truk mendadak hilang kendali.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, penyebab utama kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengemudi saat mengendalikan laju kendaraan.

“Kendaraan dump truck melaju dari arah barat ke timur. Diduga pengemudi kurang konsentrasi sehingga kendaraan menaiki median jalan,” ujar Ipda M Hamzaid saat memberikan keterangan, Jumat (28/8/2026).

Usai menerjang median jalan, badan truk hilang keseimbangan lalu oleng ke sisi kiri hingga akhirnya terguling. Bodi kendaraan yang melintang sempat menutupi sebagian arus jalan di sekitar perempatan.

Meski posisi kendaraan terbalik di tengah area ramai lalu lintas, Hamzaid memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Peristiwa tersebut murni menyebabkan kerugian material.

Guna menyingkirkan bodi truk dan mengembalikan kelancaran arus kendaraan, petugas kepolisian dibantu warga setempat mengerahkan satu unit ekskavator ke lokasi kejadian. Proses pengerjaan evakuasi dilakukan dengan pengawasan ketat aparat untuk mengurai potensi kemacetan panjang.

Usai armada berhasil ditegakkan dan dipindahkan dari badan jalan, arus lalu lintas di jalur persimpangan Pasar Moropelang kembali bergerak normal. Kepolisian imbau seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan berukuran besar, untuk selalu memastikan kondisi fisik prima dan fokus penuh saat melintasi jalur rawan persimpangan. [J2]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *