Kapolres Ngawi Imbau Peserta Parluh PSHT Jaga Ketertiban dan Hindari Konvoi Liar

  • Whatsapp

NGAWI | MDN — Arus mobilitas massa menuju pusat kegiatan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Madiun mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Menjelang pelaksanaan Parapatan Luhur (Parluh) PSHT, Polres Ngawi mengambil langkah proaktif dengan memperketat sistem pengamanan berlapis guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukumnya.

Langkah antisipatif ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. Ia menginstruksikan jajarannya untuk memetakan jalur pergerakan massa sekaligus memperkuat pos-pos penyekatan di sejumlah wilayah strategis yang menjadi lintasan utama menuju Madiun.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Berdasarkan instruksi tersebut, tiga titik krusial di jalur dalam ditetapkan sebagai lokasi penempatan pos penyekatan, yakni kawasan Keras, Budug, serta jalur perbatasan Gerih dengan Kabupaten Magetan. Sementara itu, pengamanan di wilayah rayon barat juga ditingkatkan secara signifikan, dengan memfokuskan penjagaan ketat di kawasan Sambungmacan dan Sambirejo.

Kendati memperketat penjagaan, AKBP Prayoga menegaskan bahwa seluruh personel di lapangan diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, serta mengoptimalkan komunikasi aktif dengan elemen masyarakat maupun pengurus organisasi.

“Saya minta seluruh jajaran terus melakukan monitoring dan penggalangan. Perkuat pengamanan di titik-titik yang sudah ditentukan dan lakukan langkah antisipasi secara humanis. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Prayoga saat memberikan arahan kepada jajarannya.

Selain fokus pada kesiapan personel di pos penyekatan, pihak kepolisian juga menyampaikan imbauan terbuka kepada seluruh warga atau peserta Parluh PSHT. Para peserta diimbau untuk senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas, menghindari aksi konvoi yang berpotensi memicu kemacetan atau mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain, serta melarang keras membawa barang-barang berbahaya yang dapat mencederai keamanan umum.

“Kami mengajak seluruh peserta Parluh PSHT untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Hormati pengguna jalan lainnya, jaga sikap selama perjalanan maupun di lokasi kegiatan, dan apabila terjadi persoalan, jangan main hakim sendiri. Segera komunikasikan dengan petugas atau pihak terkait,” tambahnya.

Melalui sinergi yang solid antara aparat kepolisian, pengurus organisasi, dan seluruh elemen masyarakat, Polres Ngawi optimistis perhelatan Parluh PSHT dapat berjalan dengan lancar, sukses, serta tetap menjamin kenyamanan aktivitas publik di Kabupaten Ngawi. [Don]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *