Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan tahlil, serta sambutan dari para tokoh. Dalam sambutannya, Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso, H. M. Abdurrahman Al Kautsar atau yang akrab disapa Gus Kautsar, mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan di tengah berbagai tantangan zaman.
Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyampaikan pentingnya peran pesantren dan para santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta mengambil bagian dalam pembangunan bangsa. Ia menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan umat dan menjadi kekuatan moral dalam perjalanan Indonesia ke depan.
“Para santri harus siap mengambil peran dan menjadi garda terdepan dalam menjaga bangsa. Kita harus terus merawat perjuangan para masyayikh dan ulama yang telah meletakkan fondasi kuat bagi umat dan negara,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.








