Dalam masa perawatan satu tahun ke depan, tanggung jawab pemeliharaan masih berada di tangan kontraktor pelaksana guna memastikan kualitas infrastruktur tetap terjaga.
Kunjungan kerja tersebut juga menyoroti beberapa pekerjaan yang masih dalam tahap penyelesaian, termasuk renovasi Gate 13, pembangunan Museum Kanjuruhan, serta Monumen Tragedi Kanjuruhan.
AKP Dadang juga mengatakan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahap pengerjaan.
“Harapannya tidak ada celah dalam aspek keamanan. Semua fasilitas harus diuji coba, termasuk jalur evakuasi dan sistem tanggap darurat. Tidak boleh ada kompromi dalam hal keselamatan,” tegasnya.
Dikatakan AKP Dadang, kepolisian akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, penyelenggara kompetisi, dan pihak keamanan stadion dalam memastikan bahwa kejadian tragis di masa lalu tidak terulang.
“Kami akan terus mengawal proses ini hingga Stadion Kanjuruhan benar-benar siap. Semua pihak harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan pertandingan yang aman dan nyaman bagi semua,” ungkapnya. [Red/Yud]








