Lebih jauh disampaikan, bahwa pada puncak arus mudik, di Jawa Timur ada peningkatan signifikan.
Kendaraan yang masuk ke Jawa Timur diperkirakan sekitar 22 ribu kendaraan dan yang keluar 50 ribu kendaraan.
“Alhamdulillah hingga sekarang Jawa Timur yang adalah tempat mudik tapi juga pendatang yang bekerja di sini kalau kita melihat data itu banyak juga yang keluar Provinsi Jawa Timur,”kata Irjen Imam.








