Di antaranya pembukaan akses jalan tembus sepanjang sekitar 1.657 meter yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain itu, program tersebut juga mencakup rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga kurang mampu, pembangunan fasilitas sanitasi seperti MCK, serta penyediaan sumber air bersih melalui pembangunan sumur bor.
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam berbagai bidang.
Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga pemberdayaan masyarakat desa.
Dari Purwanto menilai keberhasilan program tersebut tidak lepas dari sinergi yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat desa.







