Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, Lamongan berhasil meraih peringkat pertama IPKD. Ini menunjukkan bahwa kami telah memaksimalkan penerapan delapan indikator MCP yang bertujuan meningkatkan tata kelola pemerintahan dan mencegah korupsi,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Indikator MCP meliputi perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah, serta data keuangan daerah. Dengan capaian nilai MCP sebesar 95,1 pada tahun 2024, Lamongan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program antikorupsi.








