“Pak Mukhlis adalah teladan bagi kami di Blimbing. Beliau tidak hanya mendirikan dan mengelola sekolah, tetapi benar-benar membangun jiwa dan karakter anak-anak di sini. Kepedulian beliau terhadap pendidikan anak-anak pesisir dan kemajuan umat tak pernah surut meski usia beliau sudah tidak muda lagi. Kami merasa sangat kehilangan sosok orang tua sekaligus pengayom,” ujar Ridwan saat ditemui di Blimbing, Lamongan.
Semasa hidupnya, almarhum senantiasa menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan keteguhan akhlak. Dalam berbagai kesempatan diskusi, beliau selalu berpesan agar pendidikan mampu mencetak generasi yang cerdas secara akademik, namun tetap kokoh dalam nilai-nilai keimanan.
Hingga menjelang akhir hayatnya, almarhum masih aktif meluangkan waktu untuk bertukar pikiran mengenai dinamika dunia pendidikan dan tantangan persatuan umat di tanah air.
Kini, sosok penuh kebijaksanaan tersebut telah berpulang. Namun, karya nyata berupa lembaga pendidikan yang terus mencetak generasi berprestasi serta berbagai nasihat kebaikan yang beliau tinggalkan akan menjadi amal jariyah yang tak terputus.
Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. Segenap redaksi dan masyarakat mendoakan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, melapangkan kuburnya, serta memberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga yang ditinggalkan. [Red]








