Jokowi: Kekeringan Dapat Perlambat Pertumbuhan Ekonomi

  • Whatsapp
Presiden Jokowi didampingi Presiden WWF Loic, beserta para menteri membuka secara resmi acara WWF ke-10 di Bali, Senin (20/5). (Biro Setpres)

“Bergabunglah dengan koalisi Uang untuk Air kami untuk membantu memecahkan masalah pendanaan ini,” serunya.

Terakhir, Fauchon menyerukan kepada seluruh pihak untuk senantiasa menciptakan kerja sama yang menyeluruh untuk dapat memperkuat tata kelola air sedunia, karena masa sentralisme sudah berakhir.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Presiden Jokowi didampingi Presiden WWF Loic, beserta para menteri membuka secara resmi acara WWF ke-10 di Bali, Senin (20/5). (Biro setpres)
Presiden Jokowi didampingi Presiden WWF Loic, beserta para menteri membuka secara resmi acara WWF ke-10 di Bali, Senin (20/5). (Biro setpres)

Sementara itu, lewat tayangan video singkat yang diputar dalam KTT itu, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengungkapkan bahwa saat ini air berada dalam sebuah ancaman persaingan yang tidak perlu. Konsumsi air yang tidak bijaksana serta polusi parah mewarnai kehidupan umat manusia, imbuh Guterres.

Dalam kesempatan ini Guterres menekankan adanya krisis iklim juga telah mengakibatkan berbagai permasalahan dalam tata kelola air dunia, seperti suhu air yang meningkat ke titik tertinggi baru yang mematikan, gletser yang mencair, ketinggian permukaan air laut yang meningkat, dan aliran sungai yang semakin menyusut.

“Kita perlu menempatkan air sebagai pusat dari seluruh upaya kita dalam bidang iklim, keanekaragaman hayati dan pembangunan berkelanjutan. Mari kita bekerja dan mari kita mengambil tindakan untuk air,” pungkasnya. [Red]#VOA