Jokowi Akui Ucapkan Selamat ke Prabowo-Gibran Usai Unggul dalam Hitung Cepat

  • Whatsapp
Presiden Jokowi di Jakarta, Kamis (15/2) mengaku sudah bertemu dan mengucapkan selamat kepada Prabowo-Gibran usai hasil quick count di pemilu 2024 menunjukkan paslon 02 unggul sementara. (biro Setpres)

Menurutnya, hasil hitung cepat sementara yang menunjukkan Prabowo-Gibran menang telak dari dua paslon lainnya membuktikan bahwa isu dan kritikan yang dilontarkan berbagai pihak yang pro demokrasi seperti kritik dari sejumlah budayawan, guru besar universitas, dan aktivis, membuktikan bahwa hal tersebut tidak berdampak pada masyarakat akar rumput.

Menurutnya, isu demokratisasi, isu pelanggaran HAM, isu pelanggaran etik yang dilontarkan oleh berbagai kelompok masyarakat sipil ini, bisa jadi hanya berdampak pada kalangan masyarakat menengah ke atas yang level pendidikannya cukup tinggi.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Jadi kurang di-respons, dianggap itu kan kepentingan orang-orang pintar aja, kalau saya kan kebutuhannya lain, gitu. Jadi semacam tidak nyambung antara isu-isu yang dikeluarkan oleh kelompok-kelompok kritis ini dengan (kebutuhan) di masyarakat. Apalagi kemudian ditambahkan kampanye 02 itu kan cukup populisme seperti bagi-bagi makan siang gratis. Nampaknya yang mereka butuhkan itu. Bukan tentang wacana ketidakadilan, wacana tentang demokratisasi, atau demokrasi semakin mengalami penurunan, mengalami erosi, bukan itu,” jelasnya.

Lebih jauh, Lili mengatakan wajar jika Jokowi menyatakan untuk mempersilakan semua pihak melaporkan kepada pihak-pihak terkait apabila memang ada bukti kecurangan. Menurutnya, pernyataan tersebut ihanya untuk mengkondusifkan situasi di tanah air. Ia pun mendorong semua pihak apabila memang ada kecurangan untuk tidak segan-segan melaporkan kepada pihak berwajib.

“Jadi memang di satu sisi mempersilahkan, tapi di sisi lain menggambarkan bahwa situasi ini sebenarnya tidak ada masalah. Tetapi yang lebih penting adalah saya, jika terjadi pelanggaran, kecurangan, ada bukti-bukti memang harus ditelusuri, dilaporkan agar pemilu ini betul-betul berjalan adil dan demokratis Jadi memang harus diusut tuntas, dilaporkan,” pungkasnya. [Red]#VOA