Barang bukti kejahatan yang berhasil disita Polisi meliputi empat lembar uang palsu pecahan Rp100.000, uang asli sejumlah Rp528.000, tujuh bungkus rokok hasil pembelian, satu unit printer merk HP, satu gunting, satu pilox, sisa kertas uang cetak palsu, dan satu tas selempang hitam.
Menurut pengakuan tersangka, lanjut Iptu Siswanto para pelaku melakukan caranya dengan mengopi uang palsu dengan menggunakan printer yang disewanya di salah satu rental printer di kecamatan Patrang.
“Jadi setelah mencopy kemudian disemprot cairan cat clear yang biasa disebut dengan “Pilox”,”ujar Iptu Siswanto.
Di tempat terpisah, Kapolsek Sumbersari, Kompol Sugeng Pianto SH, menjelaskan bahwa kejadian ini tidak terjadi secara tampak mata di wilayahnya.
Para tersangka tertangkap tangan saat melakukan tindak pidana pengedaran uang palsu oleh patroli gabungan antara SPKT dan unit Reskrim Polsek Sumbersari yang sedang melaksanakan tugas patroli.








