Dalam simulasi sistem pengamanan Pilkada, menunjukkan saat situasi pemilihan langsung, di mana petugas kepolisian, TNI Kodim 0820 Probolinggo, melakukan proses dari awal pemilihan kepala daerah, sampai terjadi penolakan dari salah satu Paslon dan simpatisannya.
Hingga situasi terjadinya kerusuhan, dan petugas Dalmas Satuan Samapta Polres Probolinggo Kota, memukul mundur massa yang mulai anarkis, hingga pagelaran Pilkada 2024 selesai.
AKBP Oki Ahadian menambahkan, 300 lebih personel dilibatkan dalam simulasi Sispamkota dalam menghadapi Pilkada serentak 2024 ini.
” Agar Polres Probolinggo Kota tidak kecolongan saat menghadapi Pilkada serentak atas pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Probolinggo 2024 mendatang, jadi kita gelar simulasi Simpamkota Pilkada serentak 2024,” katanya, Jumat (2/8/2024).








