Selain berkontribusi dalam memasok listrik ke Jawa dan Bali, PLTU dan Gitet Paiton merupakan kompleks pembangkit listrik terbesar dengan kapasitas 4.700 megawatt dan gardu induk dengan kapasitas 500 plus 150 KV.
Iptu Nur Wasil mengungkapkan, PLTU dan Gitet juga menyuplai kurang lebih 15 persen listrik di Pulau Jawa dan Bali, sehingga perlu pengamanan objek vital demi suksesnya kegiatan KTT IAF ke-2 tahun 2024.
“Sesuai perintah Bapak Kapolres Probolinggo, area PLTU dan Gitet Paiton menjadi objek vital yang sangat penting, oleh karena itu kami dari Sat Pamobvit menggelar kegiatan pengamanan,”ujar Iptu Nur Wasil di PLTU Paiton,Kamis (29/8).








