Dari pantauan tim media dilokasi Rabat Beton Desa Primpen, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan itu, terlihat jelas pecah dan patahnya bangunan.
Diperkirakan faktor kerusakan jalan Rabat Beton yang baru saja usai pengerjaannya, diduga ada manipulasi dan pengurangan bahan material semen. Selain itu kurangnya pemadatan pada lantai dasar rabat beton serta diperkirakan kontur tanah, mengingat lokasi jalan Rabat Beton ini berada di area persawahan.
Menurut informasi yang diperoleh tim media dari warga sekitar, yang saat itu melintas di lokasi jalan rabat beton tersebut membenarkan jika pengerjaannya masih terbilang baru jadi. Akan tetapi mengapa kondisinya sudah mengalami kerusakan.
“Dalan cor niki nembe mawon mas, tapi kok sampon rusak, niku pon pedot, pecah.” (Bangunan cor ini baru saja mas, tapi kok sudah rusak, Itu sudah patah, pecah. (Red. Sambil menunjuk kearah kerusakan) “. Ungkap seorang warga setempat yang enggan ditanya namanya.








