Hamas mengatakan operasi itu dilakukan sebagai pembalasan atas serangan Israel terhadap sebuah sekolah tempat pengungsi Palestina berlindung di Kota Gaza. Dinas pertahanan sipil mengatakan serangan itu menewaskan sedikitnya 90 orang.
Serangan balasan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 40.000 warga Palestina, menurut kementerian kesehatan wilayah tersebut, yang tidak membedakan antara kombatan dan warga sipil dalam penghitungannya.
Dalam sebuah tindakan yang dikutuk oleh Amerika Serikat, Inggris dan Perancis, pemukim Israel membunuh setidaknya satu warga Palestina pada Kamis (15/8) dalam serangan di sebuah desa dekat Kota Qalqilya di Tepi Barat.
Kekerasan terbaru di Tepi Barat terjadi ketika putaran baru perundingan di Doha, ibu kota Qatar, yang bertujuan mengakhiri pertempuran 10 bulan di Gaza akan dilanjutkan minggu depan. [Red]#VOA








