Israel Bombardir Utara Gaza; Pasukan PBB di Lebanon Kembali Diserang

  • Whatsapp
Seorang pemuda Palestina menangis setelah melihat jenaza para kerabatnya yang terbunuh dalam serangan udara Israel sepanjang malam di kamp Jabaliya di utara Jalur Gaza, Sabtu, 12 Oktober 2024. (Foto:: Al-Qatta/AFP)
Warga Palestina membawa barang-barang pribadi saat menyelamatkan diri ke utara Kota Gaza di bagian utara Jalur Gaza, untuk menghindari serangan udara dan darat Israel, Sabtu, 12 Oktober 2024. (Foto: Omar Al Qatta/AFP)
Warga Palestina membawa barang-barang pribadi saat menyelamatkan diri ke utara Kota Gaza di bagian utara Jalur Gaza, untuk menghindari serangan udara dan darat Israel, Sabtu, 12 Oktober 2024. (Foto: Omar Al Qatta/AFP)

Makanan Makin Langka

Program Pangan Dunia (World Food Program/WFP) mengatakan tidak jelas berapa lama pasokan makanan terbatas yang didistribusikan di Gaza utara akan bertahan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Penyelidik independen PBB mengenai hak atas pangan bulan lalu menuduh Israel melakukan “kampanye melaparkan” warga Palestina, tetapi hal ini dibantah oleh Israel.

Serangan Israel di Gaza dimulai setelah serangan teror Hamas pada 7 Oktober, ketika militan menyerbu Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menculik sekitar 250 lainnya. Hamas telah dinyatakan sebagai kelompok teror oleh Amerika Serikat (AS).

Serangan Israel telah menewaskan lebih dari 42.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan setempat, yang tidak menyebutkan secara spesifik antara kombatan dan warga sipil. Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan rumah sakit telah menerima 49 jenazah orang yang tewas dalam 24 jam terakhir. [Red]#VOA