Kabar itu pertama kali menyebar pada hari Rabu, setelah laporan dari surat kabar Iran pro-reformasi, Shargh mengatakan, Salehi dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Revolusi di Isfahan, kota di Iran tengah yang baru-baru ini menjadi sasaran serangan Israel.
Kasus Salehi berawal dari kematian Amini tahun 2022 setelah ditangkap polisi karena tidak mengenakan hijab sesuai peraturan Islam. Penyelidik PBB mengatakan Iran bertanggung jawab atas kematian Amini. Iran memadamkan protes damai dengan tindak kekerasan selama berbulan-bulan yang menewaskan lebih dari 500 orang dan 22.000 orang ditahan. [Red]#VOA








