Inovboyo 2025 mengusung tiga pilar utama:
- Demokratisasi Inovasi: Setiap warga, dari pelaku UMKM hingga mahasiswa, didorong menjadi inovator.
- Ekonomi Sirkular dan Berkelanjutan: Inovasi diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi hijau.
- Teknologi Humanis: Pemanfaatan AI, IoT, dan big data untuk menyelesaikan persoalan masyarakat secara nyata.
Beberapa inovasi unggulan yang dipamerkan antara lain:
- Sekretariat DPRD: Buku Tamu Online, Digitalisasi Risalah Rapat, dan E-Perpus.
- Inspektorat: Whistle Blowing System, e-Audit, dan Reviu Manajemen Risiko.
- Diskominfo: Portal Satu Data, Awareness Keamanan Informasi, dan Sang Mempelai.
- RSUD BDH & Soewandhie: Sistem informasi alat kesehatan, pemulasaraan jenazah, hingga manajemen mutu rumah sakit.
- Kecamatan: SI ASIK (Asemrowo), SIPBUNEL (Bubutan), BERKAH (Sukomanunggal), dan Silok (Wonocolo).
Irvan menambahkan, teknologi kini bukan lagi milik kalangan teknis semata.
“AI bisa menjadi alat prediksi banjir yang terhubung ke ponsel warga. Ini bukan mimpi, tapi solusi nyata yang sedang kami bangun,” tegasnya.
Dengan semangat kolaboratif, Pemkot berharap Inovboyo menjadi motor penggerak transformasi kota yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. [Nat]








