Kepala Bappedalitbang Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menyebut Inovboyo bukan sekadar lomba, melainkan ruang terbuka bagi ide-ide segar yang mampu menjawab tantangan kota.
“Kami ingin menjadikan Surabaya sebagai living innovation ecosystem—kota yang bernapas dengan kreativitas dan tumbuh bersama partisipasi warganya,” ujar Irvan, Senin (7/7/2025).
Tahun ini, sebanyak 342 inovasi dari berbagai instansi—mulai dari dinas, rumah sakit, DPRD, hingga kecamatan—ikut serta dalam 17 kategori, termasuk teknologi informasi, pelayanan publik, pendidikan, dan lingkungan.








