INOVASI PELATIHAN SISWA POLWAN 2025: Dari Pengabdian Desa hingga SPPG POLRI

  • Whatsapp

.**, Kepala Sekolah Polisi Wanita, menegaskan bahwa Latja 2025 dirancang untuk menciptakan Polwan yang adaptif dan berdaya saing:
*”Latja ini bukan sekadar pelatihan, tetapi laboratorium pengabdian nyata. Kami ingin setiap siswa tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan komitmen mengawal *Asta Cita* Pemerintah, khususnya di bidang pangan dan kesehatan. Polwan harus menjadi garda terdepan yang menghubungkan institusi dengan masyarakat.”*

Tambahan Kegiatannya:
Disamping melaksankan praktek FT Kepolisian siswa juga melaksnakan kegiatan
– Bakti kesehatan dalam bentuk Pelayanan Sosial & Kesehatan Dasar termasuk kampanye dan Edukasi gizi kepada masyarakat,
– ⁠Bakti penghijauan melalui penanaman pohon
– ⁠Bakti religi korvei di tempat ibadah, pesantren dll ” bersih2 rumah ibadah”
– Bakti pendidikan : Penerangan dan penyuuluhan di sekolah, madrasah,
– ⁠Sambangi Komunitas dikemasyarakatan misal PKK, karang taruna, ibu2 pengajian lalukan sharing knowledge
– ⁠Simulasi Urban Farming & Edukasi Gizi

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

*”Latja partisipatif ini memberi ruang bagi peserta mengeksplorasi kemampuan secara kreatif. Target kami adalah membentuk insan Bhayangkara yang profesional, humanis, dan berkarakter kuat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *