“(Kesepakatan) ini dilakukan bersama untuk … meningkatkan kerja sama guna saling membantu pihak lain dalam mengatasi berbagai ancaman keamanan serta mendorong stabilitas dan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik,” katanya dalam konferensi pers bersama, Kamis.
Prabowo menekankan bahwa kesepakatan itu bukanlah pakta militer atau aliansi militer, seraya menambahkan bahwa ia berharap dapat menjalin hubungan yang lebih erat dengan Australia pada masa mendatang.
Marles mengatakan kesepakatan itu merupakan perjanjian pertahanan paling signifikan antara kedua negara, dan memujinya sebagai “perjanjian setingkat pakta.”
“Kita akan melihat interoperabilitas yang jauh lebih besar antara pasukan pertahanan kita, suatu kemampuan beroperasi dari masing-masing negara,” kata Marles.








