Houthi Klaim Serangan Baru Terhadap Israel, Balas Hantaman di Bandara Yaman

  • Whatsapp
FILE - Wisatawan berjalan melalui aula utama di bandara Ben Gurion Israel dekat Tel Aviv, 6 November 2024.

Serangan Israel pada hari Kamis (26/12) terjadi ketika kepala Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO) mengatakan dia dan timnya sedang bersiap untuk terbang keluar dari ibu kota Yaman yang dikuasai pemberontak Houthi.

Pemberontak Yaman mengklaim serangan terhadap bandara di pusat komersial Israel di Tel Aviv, Jumat (27/12), setelah serangan udara Israel menghantam bandara internasional Sanaa yang dikuasai pemberontak dan target lainnya di Yaman.Serangan Israel pada hari Kamis (26/12) terjadi saat kepala Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO) mengatakan dia dan timnya bersiap untuk terbang keluar dari ibu kota Yaman yang dikuasai pemberontak Houthi.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Beberapa jam kemudian pada hari Jumat (27/12), Houthi mengatakan mereka menembakkan rudal ke bandara Ben Gurion dan meluncurkan pesawat nirawak ke Tel Aviv serta sebuah kapal di Laut Arab.

Tidak ada rincian lain terkait serangan itu saat ini.

Otoritas penerbangan sipil Yaman mengatakan bandara berencana untuk kembali dibuka pada hari Jumat (27/12). Bandara tersebut dilaporkan mengalami serangan udara saat pesawat PBB “tengah bersiap untuk penerbangan sesuai jadwal.”

Militer Israel tidak segera memberikan jawaban tentang apakah mereka tahu pada saat itu bahwa kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus berada di sana. Serangan Israel terjadi sehari setelah pemberontak Houthi yang didukung Iran mengklaim telah menembakkan rudal dan dua pesawat tak berawak ke Israel.

Kelompok Houthi Yaman telah meningkatkan serangan mereka terhadap Israel sejak akhir November ketika gencatan senjata mulai berlaku antara Israel dan kelompok lain yang didukung Iran, Hizbullah Lebanon.

TV Houthi Al-Masirah mengatakan serangan Israel menewaskan enam orang, setelah pernyataan Houthi sebelumnya mengatakan dua orang tewas di bandara ibu kota yang dikuasai pemberontak, dan satu lagi di pelabuhan Ras Issa.

Serangan yang menargetkan bandara, fasilitas militer, dan pembangkit listrik di wilayah pemberontak menandai kedua kalinya sejak 19 Desember bahwa Israel telah menyerang target di Yaman setelah tembakan rudal pemberontak ke Israel.

Dalam peringatan terbarunya kepada para pemberontak, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel akan “melanjutkan pekerjaan sampai selesai.”

“Kami bertekad untuk menghapuskan cabang terorisme ini dari poros kejahatan Iran,” katanya dalam sebuah pernyataan video.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *