Hizbullah Bertekad Tingkatkan Perang Setelah Kematian Pemimpin Hamas

  • Whatsapp
Seorang anak laki-laki Palestina mengangkat potret pemimpin Hamas yang terbunuh Yahya Sinwar dalam aksi unjuk rasa di Ramallah, Tepi Barat, 18 Oktober 2024.

IDF juga melaporkan bahwa serangan udara menghancurkan markas regional Hizbullah “tempat diluncurkannya banyak (rudal) ke permukiman utara dalam beberapa bulan terakhir.”

Militan Hamas menewaskan 1.200 orang dan menangkap sekitar 250 sandera dalam serangan teror mereka pada tanggal 7 Oktober di Israel. Israel mengatakan mereka yakin Hamas masih menyandera 101 orang, termasuk 35 orang yang menurut militer telah tewas.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kementerian kesehatan wilayah tersebut, yang tidak membedakan antara kombatan dan warga sipil dalam pendataannya, menyebutkan serangan balasan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 42.500 warga Palestina. Militer Israel mengatakan jumlah korban tewas mencakup ribuan militan.

Hamas dan Hizbullah telah ditetapkan sebagai kelompok teror oleh Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, hampir tiga perempat dari 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi, dan hampir seluruh penduduk berisiko mengalami kelaparan. [Red]#VOA

Beberapa informasi untuk laporan ini disediakan oleh The Associated Press, Reuters, dan Agence France-Presse.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *