Sebagai simbol dimulainya gerakan ini, dilakukan penempelan stiker “Ayo Perangi Narkoba” pada sejumlah kendaraan umum. Wakil Bupati dan Kepala BNN secara langsung menempelkan stiker pada angkutan yang hadir, sebagai bentuk ajakan terbuka kepada masyarakat untuk turut serta dalam gerakan antinarkoba.
Deklarasi ini diharapkan menjadi titik awal pembentukan ekosistem transportasi yang bebas narkoba di Sidoarjo. Pemerintah daerah menargetkan seluruh moda transportasi, baik darat maupun laut, dapat menjadi zona aman dari penyalahgunaan narkotika.
Dengan semangat Harhubnas 2025, Sidoarjo menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. [Swd]








