“Transportasi adalah urat nadi kehidupan sosial dan ekonomi. Namun, jika pelaku transportasi terpapar narkoba, maka risiko kecelakaan dan kerugian sosial akan meningkat. Kita harus bergerak bersama untuk memastikan sektor ini tetap aman dan sehat,” tegasnya.
Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba di kalangan sopir dan awak kendaraan dapat berakibat fatal, baik bagi pengguna jasa maupun masyarakat umum. Oleh karena itu, Pemkab Sidoarjo bersama Dishub dan BNN berkomitmen menjalankan program terpadu yang mencakup edukasi, sosialisasi, dan penindakan hukum.
Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan BNN Sidoarjo untuk mendukung penuh pelaksanaan program. “Kami akan turun langsung ke lapangan, melakukan tes urin, memberikan penyuluhan, dan menindak tegas pelanggaran. Ini bukan sekadar kampanye, tapi gerakan nyata,” ujarnya.








