Bagus menjelaskan, para pedagang kini berada di posisi yang sangat sulit. Di satu sisi, harga beli daging dari jagal terus merangkak naik, namun di sisi lain, konsumen belum siap menerima penyesuaian harga di tingkat eceran.
Situasi dilematis ini membuat margin keuntungan pedagang menipis drastis.
Sebagai gambaran, pada awal tahun 2026, harga daging sapi karkas masih berada di kisaran Rp110.000 per kilogram.
Namun saat ini, harganya telah melambung tinggi hingga menyentuh angka Rp130.000 per kilogram.








