Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan, Abdul Ghofur, merinci bahwa petugas yang disiapkan terdiri atas 13 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), 13 Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK), 8 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 10 pembimbing ibadah dari KBIHU. “Petugas ini akan memberikan pelayanan menyeluruh, khususnya bagi jemaah lansia, disabilitas, dan perempuan,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan haji tahun ini mengusung konsep layanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan, serta menerapkan skema Murur dan Tanazul untuk memudahkan kelompok rentan dalam menjalankan ibadah.








