Senada dengan itu, pandangan Fraksi Golkar juga menyoroti perlunya perbaikan dan sinkronisasi program kerja yang berdampak langsung terhadap sektor penerimaan daerah. Hal ini menurut Gubernur akan menjadi fokus perbaikan teknis ke depan.
“Sinkronisasi kegiatan lintas perangkat daerah akan kami perkuat, utamanya yang memiliki dampak terhadap pendapatan,” jelasnya.
Sementara itu, dari Fraksi Demokrat, perhatian kembali ditujukan pada pencarian sumber-sumber pendapatan baru yang inovatif dan tidak membebani masyarakat. Gubernur menyampaikan kesiapan Pemprov untuk membuka ruang partisipatif dan transparan dalam menjaring ide kebijakan fiskal.








