Gerak Cepat Kodim 0812 Lamongan, 120 KDKMP Disiapkan Jadi Model Nasional

  • Whatsapp

LAMONGAN | DN – Upaya penguatan ketahanan pangan nasional terus digenjot dari tingkat daerah. Kodim 0812/Lamongan memastikan kesiapan 120 Kelompok Desa Ketahanan Pangan Mandiri Terpadu (KDKMP) untuk segera beroperasi di berbagai desa di Kabupaten Lamongan.

Kesiapan tersebut dipaparkan langsung oleh Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Armunadi, kepada Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) melalui video conference dari Markas Kodim setempat. Paparan menitikberatkan pada progres teknis, kesiapan sumber daya, serta sinergi lintas sektor yang telah dibangun hingga tingkat kelompok tani.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dalam penjelasannya, Dandim menyampaikan bahwa seluruh KDKMP telah melalui tahapan verifikasi menyeluruh, mulai dari pemetaan lahan hingga kesiapan pendampingan teritorial. Program ini dirancang sebagai pengungkit kemandirian pangan berbasis desa, dengan sasaran peningkatan produktivitas pertanian dan penguatan ekonomi warga.

“Fokus kami bukan sekadar memenuhi target jumlah, tetapi memastikan setiap KDKMP siap jalan dan memberi manfaat nyata. Babinsa dilibatkan aktif untuk pendampingan teknis, sementara kelompok tani didorong menerapkan pola tanam yang lebih efisien,” ujar Letkol Inf Armunadi.

Sejumlah langkah strategis telah disiapkan, antara lain validasi lahan agar benar-benar produktif dan memiliki dukungan pengairan memadai, penguatan peran Babinsa sebagai pendamping utama petani, serta penerapan manajemen tanam yang berorientasi pada peningkatan hasil panen.

Menanggapi paparan tersebut, Wakasad mengapresiasi kesiapan dan akselerasi yang ditunjukkan jajaran Kodim 0812/Lamongan. Mabesad menilai skema KDKMP yang disiapkan di Lamongan berpotensi menjadi rujukan bagi satuan komando kewilayahan lainnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Melalui koordinasi intensif dan pemantauan berkelanjutan, diharapkan operasional 120 KDKMP ini dapat segera berjalan optimal, memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat desa, sekaligus berkontribusi pada stabilitas stok pangan nasional. [NH]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *