Demonstran menyoroti kebijakan yang dianggap memperburuk kondisi masyarakat kecil. Pemangkasan layanan kesehatan serta kenaikan harga kebutuhan pokok menjadi isu utama. “Rakyat dipaksa menanggung beban, sementara kebijakan pajak justru menguntungkan kalangan miliarder,” seru salah satu orator di tengah kerumunan.
Selain isu domestik, kebijakan luar negeri juga menuai kritik. Sejumlah peserta aksi menegaskan penolakan terhadap potensi eskalasi militer. Tooraj Modrass, salah satu demonstran, menyatakan, “Kami menolak perang. Infrastruktur dan masa depan bangsa tidak boleh dikorbankan demi ambisi politik.”








