Gandeng Polresta dan BPBD, Pemkab Tuban Galang Dana ASN Bantu Pemulihan Bencana NTT

  • Whatsapp

TUBAN | DN – Menguatkan tali persaudaraan kebangsaan pada momen peringatan Hari Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten Tuban bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi. Pelepasan armada bantuan kemanusiaan ini disampaikan langsung oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., didampingi jajaran Forkopimda usai upacara penurunan bendera Merah Putih di Alun-Alun Tuban, Senin (17/8) petang.

Pengiriman tahap awal mengandalkan armada truk yang mengangkut perlengkapan tidur dan logistik darurat. Langkah tanggap ini direalisasikan melalui koordinasi intensif bersama Polresta Tuban dan Polda Jawa Timur dalam menindaklanjuti instruksi Kapolri.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Alhamdulillah, hasil kolaborasi erat dengan jajaran Polres, bantuan awal untuk saudara-saudara kita di NTT sudah diberangkatkan menuju lokasi penampungan,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Lindra tersebut.

Aksi tanggap bencana dari Pemkab Tuban tidak berhenti pada pengiriman armada pertama. Mas Lindra mengungkapkan bahwa jajaran Forkopimda beserta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Tuban—baik PNS maupun PPPK—turut menggalang dana sukarela dengan menyisihkan sebagian rezeki mereka.

“Penyaluran susulan, baik dalam bentuk dana maupun barang kebutuhan pokok, akan dikondisikan sesuai peta kebutuhan lapangan di sana. Sebagai bagian dari NKRI, musibah yang dialami warga NTT adalah duka kita bersama,” tegas Mas Lindra.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji, mengonfirmasi bahwa komunikasi antarlembaga terus dipacu bersama BPBD Jatim, BPBD NTT, hingga BPBD Manggarai. Pemenuhan kebutuhan mendesak seperti makanan siap saji, terpal, pakaian hangat, selimut, dan sarana penerangan menjadi fokus koordinasi saat ini.

Aksi kemanusiaan ini memantik respons positif dari warga setempat yang menyaksikan pelepasan bantuan di kawasan Alun-Alun Tuban. Supardi (48), salah seorang warga lokal, mengapresiasi langkah sigap pemerintah daerahnya.

“Melihat pemerintah daerah langsung bergerak membantu saudara di NTT tepat di Hari Kemerdekaan membuat makna gotong royong terasa nyata. Sebagai sesama warga Indonesia, tentu kita bangga dan berdoa agar bantuan ini bisa meringankan beban mereka yang tertimpa musibah,” tutur Supardi.

Menutup keterangannya, Mas Lindra mengajak seluruh elemen masyarakat Tuban untuk terus memanjatkan doa serta menjaga semangat kepedulian sosial demi mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak gempa di NTT. [J2]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *