“Pertandingan hari ini mirip dengan saat melawan Bhayangkara Presisi. Kami sempat percaya diri di awal, tapi belum bisa menjaga konsistensi,” ujar Hadi Sampurno, Manajer Surabaya Samator.
Hadi mengakui, faktor pengalaman menjadi kendala utama timnya. “Sekitar 80 persen pemain kami masih muda. Tantangan kami adalah mempercepat kematangan mereka agar siap bersaing di level tinggi,” jelasnya.
Sebelumnya, Samator juga kalah dari Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor telak 0-3 (24-26, 16-25, 16-25). Dua kekalahan beruntun membuat posisi mereka di klasemen Final Four semakin berat.








