“Exportiva season II akan berlangsung selama lima hari ke depan dan diharapkan dapat menjadi wadah edukasi bagi masyarakat yang ingin memahami lebih jauh tentang ekspor. Kami juga menghadirkan konsultan dari berbagai bidang untuk memberikan informasi seputar prosedur dan persyaratan ekspor,” jelas Pak Yes.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan, Anang Taufik, menambahkan bahwa saat ini sebanyak 100 Industri Kecil Menengah (IKM) telah lolos kurasi untuk ekspor. Expo Exportiva season II juga menjadi ajang sosialisasi program prioritas pemerintah, sekaligus membuka peluang investasi bagi para pelaku bisnis dan investor.
Perusahaan serta UMKM yang ikut serta dalam ekspor perdana ini di antaranya PT Bumi Menara Internusa, PT Shoetown Mustika Indonesia, PT Quality Works, PT Citi Plumb, PT Buildyet, PT Tiga Berlian Anugrah Jaya, serta UMKM Koko Nono, Kirana, Soeart, Ansa, dan Paradila.








