Adapun komoditas utama yang diekspor dalam kesempatan ini meliputi plastik dan barang berbasis plastik, hasil perikanan seperti ikan dan udang, produk kayu, alas kaki, perabot rumah tangga, makanan dan minuman, serta tenun ikat. Produk-produk ini akan dikirim ke sepuluh negara tujuan, di antaranya Jepang, Cina, Amerika Serikat, Thailand, Australia, Hong Kong, Filipina, Kanada, Malaysia, dan Singapura.
Menilik kondisi ekonomi global saat ini yang dipenuhi tantangan, seperti konflik dagang dan inflasi pangan, Pemerintah Kabupaten Lamongan berupaya memberikan solusi bagi pelaku usaha lokal agar tetap bertahan. Salah satu strategi yang diterapkan adalah peningkatan komunikasi dan konsultasi antara pelaku usaha dengan dinas terkait.
Dalam rangkaian Exportiva season II, berbagai potensi UMKM Lamongan akan dipamerkan. Selain itu, acara ini juga menyediakan forum edukasi dan konsultasi ekspor bagi pelaku usaha, termasuk pendampingan dari Bea Cukai terkait regulasi dan dokumen yang diperlukan.








