Dinas Peternakan Ngawi Bergerak Cepat, Bentuk Satgas untuk Atasi PMK

  • Whatsapp

“Tim kesehatan hewan telah kami terjunkan ke lokasi terdampak PMK untuk memberikan vitamin, disinfektan, dan vaksin kepada hewan ternak, khususnya sapi. Kami juga melakukan sosialisasi kepada para peternak mengenai ancaman PMK dan cara penanggulangannya,” jelas Yudo.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemilik ternak agar selalu menjaga kebersihan kandang, menyemprotkan disinfektan, dan memisahkan ternak yang sakit dari yang sehat.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kasus Pmk Kembali Merebak, Dinas Perikanan Dan Peternakan Ngawi 2Eko Yudo mencurigai bahwa penyebaran PMK di Ngawi disebabkan oleh perdagangan sapi dari luar kota. Sebagai langkah penanggulangan, Dinas Peternakan dan Perikanan Ngawi telah membentuk satuan tugas untuk melakukan sterilisasi pasar hewan yang akan dimulai pada Senin Legi depan. “Kami akan memastikan bahwa sapi yang terindikasi sakit tidak diizinkan masuk ke Pasar Legi. Kami juga bekerja sama dengan TNI, Polri, serta Dinas Perdagangan untuk memperketat pengawasan,” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *