Hal yang sama juga diungkapkan Mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD yang menyebut proyek food estate gagal.
“Kami punya program petani bangga bertani, di laut jaya nelayan sejahtera. Jangan, misalnya seperti food estate yang gagal dan merusak lingkungan, yang benar aja, rugi dong, kita,” kata Mahfud MD.
Sementara itu, Cawapres nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka menjelaskan masih ada program Food Estate yang berhasil. Gibran menyebut bahwa Food Estate di Gunung Mas, Kalimantan Tengah menjadi salah satu yang berhasil. Bahkan Gibran mengklaim Food Estate Gunung Mas sudah berhasil menghasilkan panen singkong dan jagung.
Pengkampanye iklim dan energi di Greenpeace Indonesia, Didit Haryo Wicaksono menilai proyek food estate tersebut tidak lebih dari sekedar untuk memenuhi kepentingan “kroni-kroni” atau orang –orang yang mendorong proyek food estate, dan itu sangat berbahaya.
“Artinya untuk mendapatkan keuntungan terpaksa melakukan kegiatan-kegiatan curang termasuk mencurangi ekologi yang seharusnya digunakan untuk menampung karbon seperti lahan-lahan yang ada di food estate, malah dibuka untuk keuntungan segelintir orang saja,”ungkap Didit.










