Dari Kebaya ke Aksi: Kartini Bojonegoro Suarakan Kesetaraan di Depan DPRD

  • Whatsapp

Yana juga mengingatkan bahwa perjuangan Kartini dilakukan melalui tulisan dan gagasan, bukan senjata. Surat-suratnya kepada sahabat di Eropa menjadi bentuk diplomasi cerdas seorang perempuan muda yang ingin bangsanya setara dan berpendidikan.

Ia menambahkan, perjuangan perempuan Indonesia memiliki banyak wajah. Jika Cut Nyak Dien, Cut Nyak Meutia, dan Martha Christina Tiahahu dikenal lewat perlawanan fisik, maka Kartini hadir sebagai simbol perjuangan intelektual dan sosial.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Namun, semangat Kartini masih relevan dengan kondisi saat ini. Yana menyoroti tingginya angka perkawinan anak dan putus sekolah di berbagai daerah. Di Bojonegoro, meski angka dispensasi kawin (diska) menurun dari 448 perkara pada 2023 menjadi 325 pada 2025, persoalan ini tetap menjadi alarm sosial yang perlu perhatian serius.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *