Meski zaman terus berubah, Kupatan tetap relevan. Di Pekauman, tradisi ini menjadi ajang gelar griya, di mana warga membuka pintu rumah untuk tamu dari berbagai kalangan. Suasana hangat dan penuh silaturahmi menyelimuti setiap sudut kampung, memperkuat ikatan kekeluargaan yang mungkin mulai renggang oleh kesibukan sehari-hari.
Kupatan 2026 bukan hanya tentang nostalgia, tetapi juga tentang melestarikan nilai-nilai luhur di tengah tantangan modernisasi. Ia mengingatkan bahwa di balik teknologi dan kemajuan, manusia tetap membutuhkan ruang untuk saling memaafkan, berbagi, dan menyucikan hati. [Hand]








