“Selamat jalan, Komandan. Selamat bertugas di tempat baru. Terima kasih telah menjadi bagian dari cerita Takalar,” begitu doa yang diam-diam berulang di hati banyak orang.
Kepergian Faizal Amin menjadi pengingat bahwa beberapa sosok tidak pernah benar-benar pergi. Mereka tetap hidup dalam kenangan, dalam cerita yang ditinggalkan, dan dalam rasa yang tumbuh di tengah masyarakat.
Takalar mungkin akan kehilangan satu denyut rutinitasnya, namun jejak langkah Letkol Inf. Faizal Amin akan tetap dikenang sebagai bagian dari perjalanan daerah ini. [D’kawang]








