Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program pertanian lokal akan berdampak besar terhadap ketersediaan pangan di tingkat wilayah dan nasional. Oleh karena itu, sinergi antara TNI dan masyarakat dalam pertanian perlu diperkuat terus-menerus.
“Dengan semangat gotong royong dan keteladanan, kami yakin ketahanan pangan bisa dicapai, bahkan dari skala paling kecil di desa-desa,” pungkasnya.
Langkah Kodim 1426/Takalar ini menjadi contoh konkret bagaimana institusi militer bisa memainkan peran strategis di luar fungsi pertahanan, yakni sebagai motor penggerak perubahan dan kesejahteraan masyarakat, dimulai dari halaman kantor sendiri. [D’kawang]








