“Kami memiliki ruang pengendalian yang lengkap dengan sarana dan prasarana untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat terdeteksi dan ditangani dengan cepat,” tambah Kompol Jimmy Heryanto.
Tak hanya itu, Kompol Jimmy juga mengungkapkan bahwa pelatihan intensif telah diberikan kepada seluruh personel yang akan bertugas dalam pengamanan Pilkada.
“Kami mengadakan pelatihan baik secara teori maupun praktik bagi seluruh anggota yang akan terlibat dalam pengamanan rangkaian tahapan Pilkada,”jelas Kompol Jimmy.
Hal itu lanjut Kompol Jimmy sangat penting untuk memastikan personel pengamanan telah siap menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi di lapangan.
Dalam konteks pemberdayaan masyarakat, Wakapolres Jember ini menyebutkan bahwa pihaknya mengandalkan program Polisi Masyarakat (Polmas) serta sistem pendinginan (cooling system) untuk menjaga situasi tetap kondusif selama proses Pilkada berlangsung.
“Kami aktif memberdayakan masyarakat melalui program Polmas serta sistem cooling system, yang bertujuan untuk mencegah adanya eskalasi konflik dan menjaga ketenangan di lingkungan masyarakat selama rangkaian Pilkada,” papar Kompol Jimmy.
Selain itu, Wakapolres Jember juga menyoroti pentingnya kesiapan peralatan dan perlengkapan yang diperlukan jika eskalasi keamanan meningkat.
“Kami juga telah mempersiapkan seluruh perlengkapan yang dibutuhkan untuk mengantisipasi jika terjadi peningkatan eskalasi kerawanan selama proses Pilkada,”tambahnya.
Peralatan itu masih kata Kompol Jimmy Heryanto akan digunakan untuk menjaga ketertiban dan keamanan secara optimal.








