Ia mengajak semua elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Pilkada 2024.
“Perbedaan pilihan dalam Pilkada adalah hal yang wajar, namun jangan sampai perbedaan tersebut memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat,” ungkapnya.
AKBP Mario menambahkan bahwa peran para tokoh agama sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan menyejukkan kepada umat.
Ia berharap para tokoh Ulama dapat berfungsi sebagai cooling system, yang dapat meredakan ketegangan dan menciptakan suasana yang damai.
Di sisi lain, KH. Alamul Huda mengapresiasi kunjungan Kapolres Bojonegoro dan berharap kegiatan silaturahmi ini dapat memperkuat sinergi antara Polres Bojonegoro dengan para tokoh agama.








