China Jadi Salah Satu Investor Utama Proyek Ibu Kota Nusantara

  • Whatsapp

Agung Wicaksono, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Badan Otorita IKN, mengatakan pihaknya telah menerima 345 letter of intent yang diajukan oleh calon investor.

Dalam konferensi tentang keberlanjutan yang digelar oleh Temasek Holdings Singapura pada Juni 2023, Jokowi memaparkan 300 paket pembangunan senilai $2,6 miliar kepada investor yang tertarik membangun Nusantara. Pemerintah Indonesia menawarkan insentif seperti pembebasan pajak bagi perusahaan yang berinvestasi setidaknya $647.000 pada proyek seperti bandara, jalan tol, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan hotel.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Berdasarkan skema KPBU [Kerja Sama Pemerintah Dengan Badan Usaha], Otorita IKN bekerja sama dengan konsorsium China yang dipimpin oleh CITIC Ltd. untuk membangun 60 tower rusun hunian di ibu kota,” kata Wicaksono.

CITIC Ltd., salah satu konglomerat terbesar China, yang 58 persen sahamnya dimiliki oleh CITIC Group. Mike Gallagher, anggota Partai Republik Amerika Serikat (AS) sekaligus ketua Komite Khusus DPR untuk urusan terkait Partai Komunis China, menyebut CITIC sebagai “salah satu perusahaan keuangan terbesar dan terpenting di China yang dikendalikan konglomerat Partai.”

Dua entitas Malaysia, Maxim dan IJM, juga akan membangun properti residensial di Nusantara, menurut Indonesia Business Post.

Penawaran dari China juga mencakup tawaran dari China Railways Construction Corporation untuk mengembangkan sistem transportasi Nusantara, menurut surat kabar resmi China Daily. Koran itu juga melaporkan bahwa “Perusahaan China telah membantu mewujudkan rencana Jokowi.”

China Road and Bridge Corporation, China Communications Construction Indonesia, dan China Construction Eighth Engineering Division Corporation sedang menawar sebagian jalan tol untuk menghubungkan pelabuhan tempat penyimpanan minyak Balikpapan dengan Penajam Paser Utara, tempat ibu kota baru akan dibangun, menurut laporan pada 4 September lalu.

Berdasarkan undang-undang, Presiden Jokowi tidak bisa menjabat lebih dari dua masa jabatan lima tahunnya. Penggantinya diperkirakan adalah Prabowo Subianto, yang meraih suara terbanyak pada pemilu bulan lalu. Prabowo juga mendukung langkah pembangunan Nusantara.

“Semuanya akan baik-baik saja, tidak perlu khawatir,” kata Jokowi kepada calon investor pada pertemuan di Singapura tahun lalu. “Investasi Anda di Indonesia akan tetap aman, dan akan ada kesinambungan dalam pengembangan ibu kota Nusantara.” [Red]#VOA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *